Sabtu, 13 Maret 2010

Cerpen Ada DIA diantara KITA

Aku bingung, bingung untuk mulai menyusun sebuah kata hingga terbentuk susunan kalimat yang akan kukatakan padamu. Simple saja, aku capek mendengarmu ribut tiap hari dan mengulang semua kalimat-kalimatmu yang sama sepanjang hari. Soal ketidak jujurannyalah, sikapnya yang egoislah, dia yang gak bisa ngerti kamulah dan masih banyak lagi kritikan-kritikanmu untuknya. Aku diam, dan terus diam karena aku tak ingin menyakitimu dengan kebenaran ceritaku yang akan menghancurkan hatimu. Aku sudah berusaha menahan semua amarah dan kekecewaanku selama ini, semua itu kulakukan karena aku tak ingin menyakitimu. Aku tahu jiwamu rapuh, aku tahu hatimu seperti kaca yang mudah retak tersentuh kata. Aku tahu semua tentang kamu walaupun aku tak pernah berkata atau meneriakkannya didepanmu.

\\\'my dear, apa kabar?\\\' lagi-lagi kau datang padaku menjelang petang. Aku heran mengapa akhir-akhir ini kau menemuiku menjelang petang.
\\\'qmuu tau gak hari ini aku berantem lagi ma dia, (yach cerita yang sama dengan kemarin dan hari-hari sebelumnya) aku cuma pengen menghabiskan sedikit waktuku dengan fajri sahabat kecilku tapi dia gak pernah rela melihatku membagi waktu dengan orang lain,dear. Apa aku salah meluangkan sedikit waktu dengan sahabatku? Kamu tau kan dear selama ini aku gak pernah punya waktu untuk orang lain bahkan untuk diriku sendiri karena semua waktuku telah habis untuknya.
Dear, kadang aku pikir betapa egoisnya dia. Sejak dia bersamaku aku mulai melupakan orang-orang disekitarku bahkan aku mulai melupakan siapa aku.
Ini benar-benar menakutkan, dear.
Apakah kau pernah membayangkan seluruh waktumu beserta kenangan didalamnya mulai habis untuk satu hal saja?
Dear, selama ini aku berusaha melawan kediktatorannya tapi semua tak berlangsung lama karena aku selalu kalah darinya. Kau lihatkan bahkan aku mulai menyerah dan lemah darinya.\\\'

Hening diantara kami,

Kau mulai lagi ritual diammu sebelum akhirnya melanjutkan semua kalimat-kalimatmu. Aku masih terus menatap wajahmu yang sayu dan terlihat lelah didepanku.Aku ingin selalu memelukmu dan meyakinkanmu kalau kamu kuat, tegar dan pasti bisa meninggalkannya.

\\\'My dear, jangan pernah lelah untuk mendengarkan semua cerita-ceritaku yang membosankan. Entahlah kadang aku merasa kau mungkin muak melihatku dan semua bualanku yang menjijikan ini. Tapi kemana lagi aku harus mencari orang yang mau mendengarkan teriakan-teriakan hatiku? bahkan aku lupa dimana mereka berada.\\\'
\\\'Tapi tenang saja aku tak akan pernah melupakanmu, yah setidaknya selama ini aku belum melupakanmu setelah kehadirannya. Kau adalah kenanganku yang masih utuh dikepalaku, kau adalah otak keduaku yang menggantikan otak pertamaku yang sudah mulai rapuh dan tua. Ingat itu dear.\\\'

Kau mengakhiri kalimatmu dengan menciumku sesaat sebelum kau mulai menjauh dariku.Kulihat seorang ibu setengah baya menarikmu dan menuntunmu masuk ke kamarmu, sebelum aku sempat mengatakan apapun kepadamu. Lagi-lagi kau meninggalkanku sendiri disini, ah andaikan aku punya kaki. Samar kudengar dia mengajakmu berbicara tapi aku tahu semua itu percuma. Kau tak akan pernah mengerti apa yang ibumu katakan karena kau tak mengenali kalimat-kalimat yang keluar dari bibirnya. Alzeimer akut yang kau derita telah mengambil seluruh ingatanmu, tragis sekali bukan diusiamu yang masih 25tahun kau sudah mendapatkan penyakit mengerikan itu dari kakekmu. Aku dan lembaran-lembarankulah yang selama ini menemanimu sepanjang hari dan menjadi ingatanmu sebelum akhirnya kau akan mencampakkanku karena tak mengingatku lagi.

Rabu, 10 Maret 2010

Mau di Bawa Kemana

Intro : A

A
Semuanya telah kuberi
A
dengan kesungguhan hati
D A
Untukmu hanya untukmu

A
Tak perlu kau tanya lagi
A
siapa pemilik hati ini
D A E
Kau tahu pasti dirimu

Bm
tolong lihat aku
Dm E
dan jawab pertanyaanku

Chorus
D Dm A
Mau dibawa kemana hubungan kita
Bm
jika kau terus menunda-nunda dan
Dm E
dan tak pernah nyatakan cinta
D Dm A
Mau dibawa kemana hubungan kita
Bm
Ku tak akan terus jalani
Dm E
tanpa ada ikatan pasti antara kau dan aku

Intro : A Bm D

A
Tak perlu kau tanya lagi
A
siapa pemilik hati ini
D A E
Kau tahu pasti dirimu

Bm
tolong lihat aku
Dm E
dan jawab pertanyaanku

Chorus
D Dm A
Mau dibawa kemana hubungan kita
Bm
jika kau terus menunda-nunda dan
Dm E
dan tak pernah nyatakan cinta
D Dm A
Mau dibawa kemana hubungan kita
Bm
Ku tak akan terus jalani
Dm E
tanpa ada ikatan pasti antara kau dan aku

Interlude : D A/C# Bm E
D A/C# Bm F#m C#m E

Bm
tolong lihat aku
Dm E
dan jawab pertanyaanku

Chorus
D Dm A
Mau dibawa kemana hubungan kita
Bm
jika kau terus menunda-nunda dan
Dm E
dan tak pernah nyatakan cinta
D Dm A
Mau dibawa kemana hubungan kita
Bm
Ku tak akan terus jalani
Dm E
tanpa ada ikatan pasti antara kau dan aku

Outro A



Download video clip Armada Mau Dibawa Kemana

Selasa, 09 Maret 2010

Utamakan Akhlak daripada Fiqih

SUDARE-SUDARE...
BAGUS NEH..... BUAT YANG DOYAN "RIBUT".....JANGAN TERUS LANGSUNG ANTI DULU YE.. KARENA YG WAWANCARA DAN SUMBERNYA DARI WEBSITE YANG DI HUJAT BANYAK ORANG..... LAGI LAGI SYUKURILAH PERBEDAAN..
SELAMET PUASA.
SALAM
HARYO/HARRY
Dr. Jalaluddin Rakhmat:
Dahulukan Akhlak di Atas Fikih
11/10/2005
Salah satu perkembangan memprihatinkan di masyarakat Islam Indonesia belakangan ini adalah makin kuatnya kecenderungan meninggalkan akhlak ketika menghadapi perbedaan dalam paham keagamaan. Karena itu, Dr. Jalaluddin Rakhmat menulis buku Dahulukan Akhlak di Atas Fikih, yang akan diluncurkan pekan ini di Jakarta. Apa isi buku itu dan bagaimana Kang Jalal-sapaan cendikiawan muslim itu-melihat perkembangan masyarakat Indonesia?

Salah satu perkembangan memprihatinkan di masyarakat Islam Indonesia belakangan ini adalah makin kuatnya kecenderungan meninggalkan akhlak ketika menghadapi perbedaan dalam paham keagamaan. Karena itu, Dr. Jalaluddin Rakhmat menulis buku Dahulukan Akhlak di Atas Fikih, yang akan diluncurkan pekan ini di Jakarta. Apa isi buku itu dan bagaimana Kang Jalal-sapaan cendikiawan muslim itu-melihat perkembangan masyarakat Indonesia? Berikut perbincangan Burhanuddin dan M. Guntur Romli dari Jaringan Islam Liberal (KIUK) dengan beliau, Kamis (29/9) lalu.
JIL: Kang Jalal, tanggal 8 Oktober ini, Anda akan meluncurkan buku Dahulukan Akhlak di Atas Fikih. Apa latar belakang penulisannya?

DR. JALALUDDIN RAHMAT: Saya harus mengingat kembali pengalaman hidup saya. Saya dilahirkan dalam keluarga nahdliyin. Kakek saya punya pesantren di puncak bukit Cicalengka. Ayah saya pernah ikut serta dalam gerakan keagamaan untuk menegakkan syariat Islam. Begitu bersemangatnya, beliau sampai meninggalkan saya pada waktu kecil dan bergabung dengan para pecinta syariat. Saya lalu berangkat ke kota untuk belajar, dan bergabung mula-mula dengan kelompok Persatuan Islam (Persis) dan masuk kelompok diskusi yang menyebut dirinya Rijâlul Ghad, atau pemimpin masa depan.

Pada saat yang sama, saya juga bergabung dengan Muhammadiyah, dan dididik di Darul Arqam Muhammadiyah, dan pusat pengkaderan Muhammadiyah. Dari latar belakang itu, saya sempat kembali ke kampung untuk memberantas bid'ah, khurafat, dan tahayul. Tapi sebetulnya, yang saya berantas adalah perbedaan fikih antara fikih Muhammadiyah dengan fikih NU orang kampung saya. Misi hidup saya waktu itu saya rumuskan singkat: menegakkan misi Muhammadiyah dengan memuhammadiyahkan orang lain.

Tapi apa yang kemudian terjadi? Saya bertengkar dengan Uwa' (paman) saya yang masih membina pesantren, dan penduduk kampung. Sebab, ketika semua orang berdiri untuk salat qabliyah Jumat, saya duduk secara demonstratif. Saya hampir-hampir dipukuli karena membawa fikih yang baru itu. Singkat cerita, melalui pengalaman hidup, saya menemukan bahwa fikih hanyalah pendapat para ulama dengan merujuk pada sumber yang sama, yaitu Alqur'an dan sunnah. Hanya saja, kemudian berkembang pendapat yang berbeda-beda. Kekeliruan saya waktu itu: berpikir bahwa fikih itu sama dengan Alqur'an dan sunnah. Artinya, kalau orang menentang Alqur'an dan sunnah, jelas dia kafir. Tapi kalau hanya menentang pendapat orang tentang Alquran dan sunnah, kita tidak boleh menyebutnya kafir. Itu perbedaan tafsiran saja.

Karena itulah kemudian saya berpikir bahwa sebenarnya ada hal yang mungkin mempersatukan kita semua, yaitu akhlak. Dalam bidang akhlak, semua orang bisa bersetuju, apapun mazhabnya. Lalu saya punya pendirian: kalau berhadapan dengan perbedaan pada level fikih, saya akan dahulukan akhlak. Kalau datang ke jamaah NU yang qunut subuh, demi ukhuwwah dan memelihara akhlak di tengah-tengah saudara saya, saya akan ikut qunut, walau saya misalnya orang Muhammadiyah yang tidak qunut. Tapi, ketika bergabung dengan orang-orang Muhammadiyah, saya mungkin tidak qunut demi menghargai jamaah sekitar saya. Itu yang saya maksud mendahulukan akhlak di atas fikih.

JIL: Akhlak di sini dalam makna seperti apa, Kang? Bukankah pandangan tentang akhlak juga berbeda-beda dan cenderung sektarian juga?

Menurut saya, akhlak sebenarnya tidak ada yang sektarian. Saya percaya, tidak ada relativisme moral, termasuk relativisme akhlak. Ada yang mengatakan bahwa akhlak itu relatif. Menurut saya, orang baik yang menurut orang lain bukan orang baik itu tidak ada. Apakah membantu orang lain, menyebar cinta kasih, menolong mereka yang teraniaya, baik menurut mazhab tertentu, tapi buruk menurut mazhab lain? Saya ingin tahu: adakah akhlak yang sektarianistis? Beri saya satu contoh agar saya tidak kebingungan. Katanya, orang bingung membaca buku saya, karena definisi akhlaknya membingungkan. Menurut saya, akhlak tidak usah didefinisikan. Sebab semua orang tahu mana akhlak baik dan mana yang buruk. Yang ingin saya tahu: kira-kira, apa akhlak yang baik menurut satu mazhab tapi buruk menurut mazhab lain?

JIL: Apakah dalam menentukan akhlak tidak akan terjadi perbedaan standar?

Menurut saya, boleh saja orang lain memakai standar berbeda-beda. Tapi, standarnya adalah akhlak yang disepakati bersama. Kalau bicara tentang akhlak, saya bicara tentang sesuatu yang kebaikannya disepakati bersama. Itulah yang disebut nilai-nilai universal, universal values. Dalam setiap agama, termasuk Islam, terdapat nilai-nilai universal itu. Kita bisa berbagi, hatta dengan agama lain dalam soal nilai-nilai universal ini. Kalau dianalogikan dengan hukum, jadinya kira-kira begini. Di hukum itu, sebenarnya ada masalah antara kepastian hukum dan keadilan. Kalau kita berpegang pada aksara, kepada hukum secara letterlijk, akan ada suatu situasi di mana hukum menjadi tidak adil. Di situlah kepastian hukum bertabrakan dengan ketidakadilan. Analogi itu bisa mengibaratkan soal akhlak dan fikih. Akhlak menurut saya adalah sesuatu yang pasti. Semua orang sepakat soal keutamaan akhlak. Yang tidak sepakat adalah tentang fikih. Jadi, daripada berpegang pada fikih yang tidak pasti, lebih baik
kita berpegang pada akhlak yang sudah pasti.

JIL: Kang Jalal, apakah buku-buku fikih betul-betul alpa membahas soal akhlak? Saya kira, buku fikih Imam al-Ghazali, Bidâyatul Hidâyah, juga cenderung membahas soal akhlak.

Memang, al-Ghazali sendiri misalnya bercerita tentang sirr, atau rahasia dari semua aturan fikih. Misalnya, puasa bukan sekadar menahan makan dan minum, tapi juga mengendalikan diri dari segenap perbuatan yang dilarang Allah. Jadi ada juga unsur akhlaknya. Tapi kalau kita bicara fikih sebagai ilmu, tentu tidak begitu. Bacalah buku fikih apa saja, misalnya Kitâbul Fiqh `alal Madzâhib al-'Arba`ah. Di situ sudah tidak ada lagi pembicaraan soal akhlak. Dan ingat, Imam al-Ghazali pun berbicara di situ dalam konteks pengajaran tasawuf; mencari rahasia di balik ritual, di balik syariat. Soal syariatnya sendiri tetap berpusat pada fikih. Sampai ada yang mengatakan fikih itu soal al-hukm biz dzawâhir. Jadi, fikih itu secara umum memang berpegang teguh pada hal-hal yang lahiriah. Sementara, al-Ghazali sendiri membedakan antara khalq dan khuluq, walaupun dalam penulisannya Arabnya sama. Khalq adalah gambaran lahir atau tubuh kita, sementara khuluq gambaran batin.

Jadi, khalq itu urusan fikih, sementara khuluq "sepatutnya" diurus oleh tasawuf. Artinya, dalam kenyataan, fikih terpisah dari studi akhlak, walau para ulama membahas fikih sekaligus menyertakan akhlak sebagai ilmu. Tapi yang ingin saya tekankan: walau kita mungkin belajar fikih tidak boleh terlepas dari akhlak, bahkan fikih harus menyempurnakan akhlak, dalam kenyataan sehari-hari, kita tetap sering menemukan tuntutan fikih yang bertentangan dengan tuntutan akhlak. Misalnya, tuntutan fikih saya sebagai orang Muhammadiyah adalah: membaca qunut waktu subuh, bid'ah hukumnya. Tapi sekarang saya hidup dalam komunitas NU. Tuntutan fikih saya "jangan qunut subuh", tapi jemaah NU di tempat saya mengangkat saya sebagai imam.

Kalau saya tidak punya tuntutan akhlak untuk menjaga silaturahmi dengan masyarakat sekitar, lalu saya tidak qunut, pecahlah silaturahmi saya dengan kaum nahdliyyin. Mereka bisa pada lari dan mengulang salat, karena perbedaan fikih. Makanya, daripada menimbulkan keributan, lebih baik saya dahulukan akhlak. Apakah qunut itu sunnah atau bid'ah, itu soal pendapat dan pilihan hadis.

Saya ingin beri contoh yang bagus dari tokoh al-Ikhwan al-Muslimun, Hasan al-Banna. Konon, al-Banna masuk sebuah masjid pada bulan puasa ketika orang-orang sedang bertengkar soal jumlah rakaat tarawih. Satu kempok bilang 11, yang lain condong ke 23 rakaat. Itu jelas pertengkaran fikih. Al-Banna lalu bertanya pada kelompok yang mendukung 11 rakaat: "Menurut kalian, apa hukumnya salat tarawih?" "Sunnah!" jawab mereka. Kepada yang 23 juga ditanya hal sama. Jawabnya: "Sunnah!" Lalu dia bertanya lagi: "Apa hukum bertengkar antara sesama kaum muslimin di masjid?" Semua sepakat menjawab "haram". Al-Banna lalu menyadarkan mereka, "Mengapa kalian melakukan yang haram demi mempertahankan yang sunnah?" Artinya, sebenarnya al-Banna sedang menjalankan prinsip mendahulukan akhlak di atas fikih.

JIL: Ada yang bilang, kalau sedang memberantas bid'ah yang dilarang agama, tidak relevan lagi bicara akhlak. Bukankah Nabi menyebut "kullu bid`atin dlalâlah wa kullu dhalâlatin fin nâr"? Jadi ini soal memberantas kemungkaran.

Pertama kita harus definisikan dulu makna bid'ah, atau bagaimana ia didefinisikan di tengah masyarakat. Pada awalnya, bid'ah bermakna sesuatu yang tidak diperintahkan Rasulullah. Ini merujuk hadis Nabi yang diriwayatkan dalam Kitab Shahîh Bukhari, "Man ahdatsa fî mâ laitsa `alaihi min amrinâ fahuwa radd". Artinya, semua hal yang tidak kami perintahkan harus ditolak. Jadi, kalau sesuatu itu tidak diperintahkan Rasulullah, itu namanya bid'ah. Saya kira, semua setuju soal itu.

Bahkan, dalam riwayat Nabi yang lain bid'ah itu disebut muhdatsât, sesuatu yang baru, yang tidak pernah ada di zaman Nabi. Hadisnya: "Alâ iyyâkum wa muhdatsâtil umûr", atau jauhilah olehmu perkara yang baru-baru dalam agama. Sebab, setiap yang muhdats itu bid'ah, dan setiap bid'ah sesat, dan setiap kesesatan akan ke neraka. Dulu ketika masih jadi kader Muhammadiyah, saya hapal sekali hadis itu. Jadi, bid'ah adalah sesuatu yang baru, yang tidak ada dalam perintah Rasulullah.

Tapi dalam perkembangan zaman dan pada kenyataan di masyarakat, yang disebut bid'ah itu ialah soal ibadah-ibadah. Dan anehnya, memang yang kita sebut bid'ah hanya ada dalam aspek ibadah, khususnya yang dijalankan orang lain, yang dalilnya tidak sama dengan kita. Maksudnya, qunut pada waktu subuh itu bid'ah, karena dalil tentang qunut subuh itu dla`îf atau lemah menurut orang Muhammadiyah, tapi tidak dla`îf menurut orang NU. Bahkan dalam sahih Bukhari dikatakan bahwa, Rasulullah qunut pada waktu subuh dan maghrib. Artinya, ada dalilnya, dan ada contoh Nabi. Yang pertama tadi juga punya contoh dari Nabi. Hanya saja, karena kita berbeda-beda dalam memilih hadis, maka yang mengambil hadis lain disebut bid'ah. Makanya, dalam soal seperti itu, perbedaannya kadang soal memilih hadis, atau dalam mendla`ifkan atau mensahihkan hadis.

Tapi, saya tetap setuju bahwa bid'ah yang benar-benar tidak ada keterangannya dalam Alqur'an dan hadis harus kita tolak. Tapi, kalau ternyata ada keterangannya dalam hadis, walau menurut kita dla`îf, kita harus bertoleransi pada orang lain untuk berpendapat dan menganutnya. Dan kalau kita menjalankan hal seperti itu, kita tidak berbuat dosa, tidak masuk neraka, dan tidak sesat.

Saya beri satu contoh kecil dari Imam Abu Hanifah dan Imam Syafii. Suatu saat, Imam Sayfii salat di Baghdad yang dulu bernama Kufah. Dia tidak qunut pada waktu subuh. Lalu orang-orang bertanya: "Kenapa Anda tidak qunut?" Imam Syafii menjawab, "Aku menghormati shâhib tilkal maqbarah" (penghuni kuburan di situ). Ketika itu, Imam Abu Hanifah sudah meninggal dunia dan orang di sekitar situ tetap mengikuti pahamnya. Maka, demi menghormati Abu Hanifah, Imam Syafii tidak membaca qunut. Menurut saya, itu adalah prinsip mendahulukan akhlak di atas fikih.

JIL: Mengapa umat Islam lebih mementingkan fikih daripada akhlak?

Saya tidak tahu apakah telah membuat beberapa alasan dalam buku saya soal itu atau tidak. Buku saya itu sebenarnya terbagi dua. Pertama membahas mengapa kita harus mendahulukan akhlak di atas fikih, berujung pada contoh Rasulullah, para sahabat, dan para imam mazhab. Pada bab kedua saya menceritakan târîkhut tasyrî`al-islâmî atau sejarah legislasi hukum Islam dengan al-manhaj al-naqdî. Jadi buku ini mencoba mengkritik ushul fikih juga.

Kita ini selalu merasa yakin bahwa fikih kita yang paling benar dan fikih orang lain keliru. Itu sebenarnya bersumber dari kepercayaan yang berlebih-lebihan akan kebenaran fikih kita. Padahal, fikih itu dalam prosesnya selalu membuka ruang kritik. Dulu, Imam Syafii mengkritik konsep istihsân mazhab Abu Hanifah. Kalau cara dan argumentasi Imam Syafii itu kita gunakan sekarang, dia bisa dipakai untuk mengkritik konsep qiyâsh yang diajarkan Imam Syafii sendiri. Jadi ushul fikih itu selalu membuka peluang kritik.

Apa arti semua itu? Artinya, kita harus tawâdlu` atau rendah hati; bahwa semua fikih mengandung unsur manusia di dalamnya. Karena itu, semua fikih mengandung unsur kesalahan. Anda tentu tahu ucapan seorang ulama: fikih dia benar, tapi mengandung kemungkinan keliru (ra'yî shawâb wa yahtamilul khata'); begitu juga sebaliknya. Saya tidak tahu sejak kapan aliran mushawwibûn itu tersingkir dari masyarakat dan diambil-alih aliran mukhatti'ûn. Tapi tampaknya, aliran yang suka menyalah-nyalahkan orang itu muncul sejak adanya aliran pembaharuan yang juga suka menyalah-nyalahkan.

JIL: Apakah mindset atau paradigma berpikir tertentu juga menjadi soal?

Ya, betul. Saya pernah cerita tentang dua paradigma atau cara memandang persoalan. Pertama, paradigma akidah. Dalam paradigma ini, hanya ada satu akidah yang benar, dan hanya satu kelompok yang masuk surga. Dengan begitu, hanya ada satu kebenaran. Baik-buruknya seseorang diukur berdasarkan akidah. Padahal, walau banyak orang mengatakan akidah itu ushûl atau sesuatu yang pokok, ia seringkali juga bersifat furû' atau cabang. Jadi ada furû`-furû` akidah.

Ini sebenarnya penjelasan untuk orang awam karena mereka sering ditipu bahwa akidah adalah ushûl, dan kalau akidah seseorang tidak sama, maka ia akan kafir dan seluruh amal salihnya tidak diterima Tuhan. Orang kemudian diukur dari akidah; kalau akidahnya sama dengan kita, dia akan sama mulianya. Kalau akidahnya tidak sama, dia langsung direndahkan, mungkin disamakan dengan binatang, bahkan dihapuskan dari segala unsur kemanusiaannya. Seluruh hak-hak dia sebagai manusia hilang karena urusan akidah.

Nah, paradigma yang saya promosikan adalah paradigma akhlak. Dalam paradigma kedua ini, manusia selalu diukur dari kemuliaan akhlak, kontribusinya terhadap kehidupan sosial, dan pemihakannya pada keadilan. Itulah paradigma akhlak. Menurut saya, paradigma ini lebih bersih dari manipulasi pemikiran. Paradigma akidah bisa ditafsirkan macam-macam. Misalnya, ziarah kubur itu menurut sebagian orang musyrik. Tawâshul dan tabarruk juga dianggap kemusyrikan. Begitulah paradigma akidah. Akibat lanjut paradigma ini, kalau betul-betul konsisten diterapkan-untungnya, kebanyakan tidak konsisten-bisa menjurus pada perpecahan luar biasa di kalangan umat Islam.

JIL: Kang Jalal, kalau ditanya mana yang lebih baik, muslim yang taat ibadahnya tapi tidak baik akhlaknya, atau yang kurang taat tapi berakhlak baik, mana yang Anda pilih?

Dulu saya selalu menjawab soal ini dengan cara mengelak. Saya katakan, yang baik ialah yang salat dan akhlaknya bagus. Tapi jawaban itu tidak jujur, karena pilihannya hanya dua: (a) salatnya baik, tapi berakhlak buruk; (b) salatnya buruk, tapi akhlaknya baik. Jadi tidak ada pilihan (c) yang salat dan akhlaknya baik di situ. Kalau jawaban berkelit itu saya berikan dalam ujian, jelas saya tidak lulus, karena memang tidak ada dalam kategori.

Karena itu, sekarang saya akan menjawab: lebih baik yang akhlaknya bagus sekalipun salatnya buruk, ketimbang salatnya bagus tapi akhlaknya buruk. Dalilnya: satu, karena sebaik apapun salat kita akan terhapus pahalanya oleh akhlak yang buruk. Haji juga begitu. Sekalipun ia dijalankan sebaik-baiknya, malah mungkin setiap tahun, kalau di dalam pelaksanaannya ada rafats, fusûq, dan jidâl, hajinya tidak sah. "Faman faradla fî hinnal hajja falâ rafatsa walâ fusûqa walâ jidâla fil hajj," Itu dalil Alqur'annya.

Dalam ayat lain juga disebutkan, kalau sedekah kita disusul dengan ucapan yang menyakiti hati, maka sedekahnya akan batal. Dalam Alqur'an diterangkan, "La tutbi'û shadaqâtikum bil manni wal 'adzâ", atau jangan kamu batalkan sedekahmu dengan menggerutu dan menyakiti hati orang yang menerima.

Alqur'an juga mengatakan, kalau orang menyakiti sesama manusia akan dilaknat Allah di dunia dan akhirat. Dalam surah al-Ahzâb: 56 dikatakan, "Innalladzîna yu'dzûnalLâh wa rasûlah la`anahumulLâhu fid dunyâ wal âkhirah, wa 'a`adda lahum adzâban mubîna. Wallladzîna yu'dzûnal mu'minîna wal mu'minâti bighairi mâ iktasabû faqad ihtamalû buhtânan wa itsman mubîna". Intinya, mereka yang menyakiti orang lain itu sedang menghapus seluruh amalnya.

Sebuah hadis qudsi juga mengatakan: "Ya Ahmad, katakan kepada orang-orang yang zalim itu agar tidak masuk rumah di antara rumahmu, karena sudah menjadi kewajiban bagi-Ku untuk menyebut orang yang menyebut namamu. Dan kalau seseorang menyakiti orang lain dan menyebut namamu, Aku akan menyebut namanya juga". Dan di situ diterangkan, "wa dzikrî iyyâhu 'an al`anahu" (zikirku padanya adalah: Aku melaknat dia). Jadi, setiap kali orang salat, tapi akhlaknya buruk, suka menyakiti orang lain, maka setiap kali dia menyebut "Allahu akbar" dalam salat, Allah justru melaknatnya. Artinya, salatnya hanya berfungsi untuk mengumpulkan laknat Allah. Jadi, betapa kasihan orang yang salatnya baik tapi akhlaknya buruk, karena seluruh ibadah salatnya gugur.

Satu lagi nilai paling penting yang perlu disampaikan di bulan puasa ini adalah hadis yang termuat di kitab Ihyâ `Ulûmiddîn. Saat itu, kepada Rasulullah dilaporkan bahwa "Inna fulânah tashûmun nahâra wa taqûmul lailâ walâkin tu'dzî jirânaha bilisâniha" (ada seorang yang rajin puasa siang dan salat malam, tapi suka menyakiti tetangga dengan lidahnya). Apa kata Rasulullah? "Hiyâ fin nâr" (dia di neraka). Kesimpulan saya: lebih bagus yang akhlaknya baik tapi salatnya jelek, ketimbang salatnya baik tapi akhlaknya jelek.

JIL: Bagaimana kalau ada yang mengatakan itu karena salatnya memang tidak benar. Kalau salatnya sudah benar, semua akan benar?

Kita memang pernah mendengar hadis bahwa "yang pertama kali diperiksa dari seorang hamba di akhirat kelak adalah salatnya". Artinya, "Ídza shaluhat, shaluha sâ'iru `amalih, wa idzâ fasadat, fasada sa'iru `amalih," (kalau beres salatnya, bereslah seluruh amalnya, dan jika rusak, rusaklah seluruh amalnya). Hadis ini bisa diartikan bahwa kalau seseorang menjalankan salat dengan baik, pastilah akhlaknya akan baik. Tapi tadi kita berhadapan dengan pertanyaan yang contradictio in terminis; "salatnya baik, tapi akhlaknya buruk". Karena itu, ada yang menjawab hal itu tidak mungkin. Sebab kalau salatnya baik, pasti akhlaknya akan baik.

Tapi, sayang kriteria salat yang baik itu sangat fiqhiyyah atau berbau fikih. Artinya, tetap saja bergantung pada mazhab yang mana. Menurut mazhab Syafii, salat yang baik adalah dengan qunut. Tapi menurut Hanbali, salat yang baik tanpa qunut, kecuali pada saat perang. Dan begitulah seterusnya. Artinya, ada asumsi kalau salat itu sesuai dengan mazhab tertentu, barulah ia dikatakan baik.

Saya pernah menemukan beberapa kitab yang berjudul Shalatun Nabi. Waktu saya baca, ternyata salat ala mazhab Hanafi. Saya beli lagi buku dengan judul yang sama; ternyata salat menurut mazhab Hanbali. Orang Syiah juga punya buku tuntunan salat ala Syiah. Judulnya juga senada, Shalatun Nabi. Jadi, apa yang disebut salat yang paling sesuai contoh Nabi itu, dan dengan itu menjadi salat yang paling baik, juga bergantung pada mazhab tertentu.

Yang kedua, dalam kenyataan sosial di masyarakat, kita tak jarang menemukan orang yang rajin dan khusuk salat, rajin haji, tapi juga khusyuk korupsi. Nah, apakah hadis itu salah dan Rasulullah keliru? Saya yakin, Rasulullah tidak salah. Yang salah adalah penafsiran kita terhadap hadis itu. Karena itu, tafsiran saya ialah: ukuran baik-buruknya salat bukan pada standar mazhab, tapi dilihat dari ukuran akhlaknya di tengah masyarakat. Kata Rasulullah, "Idzâ shaluhat, shaluha sâ'iru `amalih".

Jadi, kalau ingin tahu baiknya salat seseorang, lihatlah amalnya di masyarakat. Kalau amalnya baik, itu berarti salatnya baik, tidak peduli apa mazhabnya. Jadi, test case-nya tetap di masyarakat. Kalau saya datang ke sebuah kampung dan bertemu seseorang yang akhlaknya bagus, tapi kebetulan fikihnya berbeda dengan saya, saya akan tetap menghormati dan mencium tangannya. Orang-orang yang dermawan akan saya cium tangannya, tidak peduli dari mazhab, bahkan agama apa pun. Tapi soal ini jangan dikomentari macam-macam; seperti ada maksudnya.

Sekarang tesis saya yang terakhir, bukan yang terbaru: hablun minalLâh atau hubungan baik dengan Tuhan itu diukur dari hubungan baik dengan sesama manusia (hablun minan nâs). Jangan ada yang merasa sudah takwa pada Allah hanya karena ibadahnya baik. Tapi, lihatlah apa kontribusi dia bagi kemanusiaan. Alqur'an sendiri mengatakan bahwa orang-orang yang membanggakan ritus-ritus agama tapi tidak ada buktinya dalam kehidupan bermasyarakat-misalnya tetap sombong, suka menindas, dan tidak punya empati pada penderitaan orang-mereka dianggap pendusta agama. Ayatnya: "Ara'aital ladzî yukaddzibu bid dîn, fadzâlikal ladzî yadu`ul yatîm." (Tahukah Engkau siapa para pendusta agama? Mereka adalah orang yang tidak peduli pada anak yatim., Red).

Jadi, hablun minalLâh juga akan rusak kalau hablun minan nâs kita rusak. Tapi jika hablun minan nâs seseorang baik, itu berarti hablun minalLâh-nya juga baik. Jadi ukuran hablun minalLâh adalah hablun minan nâs agar ukurannya bisa kita lihat. Sebab, ukuran hablun minalLâh itu tidak bisa kita lihat; bagaimana sih tali yang merentang kepada Allah itu?! Kalau tali yang merentang di antara sesama manusia, kita akan bisa melihatnya, dan ukurannya cukup banyak. []

(SUMBER/ARTIKEL ASLI : http://islamlib.com/id/index.php?page=article&id=903)

Organisasi dan Method

TUGAS ORGANISASI DAN METHOD
1. Jelaskan mengapa O & M memainkan peranan yang sangat penting dalam rangka proses manajemen ?
2. Jelaskan hubungan manajemen dan tata kerja menurut pendapat anda ?
3. Jelaskan mengapa hubungan Manajemen,Tata kerja dan organisasi bersifat erat ?
4. Gambarkan dengan skema hubungan timbal balik antara manajemen,tata kerja,dan organisasi menurut versi saudara dan jelaskan hubungannya ?

Jawab
1. Karena O & M merupakan satu kesatuan yang saling mengisi dan saling melengkapi sebagai alat dari manajemen untuk mencapai tujuan.Jadi dalam rangka manajemen maka harus ada organisasi,demikian eratnya dan kekalnya (consistency) hubungan antara manajemen tata kerja dan organisasi.
2. Manajemen itu sendiri merupakan proses kegiatan dan pendayagunaan sumber-sumber serta waktu sebagai factor atau sarana yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan itu sendiri demi tercapainya suatu tujuan yang telah dirancang sebelumnya.Sedang tata kerja itu merupakan bagaimana proses kegiatan tersebut harus dilaksanakan sesuai dengan sumbernya dan waktu yang telah disediakan.Jadi Manajemen dan Tata kerja merupakan satu kesatuan yang saling mengikat untuk mencapai tujuan bersama.

3. Karena manajemen merupakan proses dari suatu kegiatan untuk mencapai suatu tujuan yang melalui kerjasama antar manusia,sedang organisasi merupakan alatnya bagi pencapaian tujuan itu sendiri dan alat bagi pengelompokan dan Tata kerja sebagai pola cara bagaimana suatu kegiatan dan kerja sama harus dilaksanakan.Jadi ketiganya diarahkan kepada bagaimana tercapainya suatu tujuan bersama secara efisien dan efektivitas.


4.

Jadi pada dasarnya manajemen,organisasi dan tata kerja saling berkaitan dan harus saling adanya kerja sama,perencanaan dan pembagian tugas secara tepat dan harus saling mengarahkan sehingga mencapai suatu tujuan bersama yang sudah ditetapkan secara bersama agar berjalan efisien dan efektivitas maka dalam rangka manajemen harus ada organisasi ,agar dapat berjalan dengan tepat dan tidak terjadi kesimpangsiuran, demikian eratnya dan kekalnya (consistency) hubungan antara manajemen tata kerja dan organisasi.

Senin, 08 Maret 2010

THE DOLPHIN RESCUE

The striped submarine always felt a bit sleepy in the afternoon.”I think I shall slowly sink right down to the bottom of the sea and take a little nap,”she said drowsily.”Drifting,dreaming,sinking slowly I’m almost asleep already.”
The striped submarine had nearly nodded off when she noticed a shoal of bright little fishes swimming round and round her.”We need your help!”the little fishes cried all together.”the dolphins are having a race and they are swimming straight towards a huge steel net.Hurry,hurry,you must help us!”
The dolphins were swimming so quickly they were almost there.Then the striped submarine switched on her lights and their powerful beams lit up the seabed.At the very last moment the dolphins saw the net in the striped submarine’s lights.Swiftly they swam up to the surface,leapt high in the air above the waves,then dived down into the sea on the other side of the net.
“Thank you striped submarine!”the dolphins cried .”By switching on your lights,you have saved us from being caught in that dreadful net.”
“Happy to help,”smiled the striped submarine.”now I’ll get on with my afternoon nap!”

AM 08.00 I LOVE YOU

Two years ago,I felt in love with him.My senior in school.Everyday,we went to school together.Although he’s never knew I was his secret admire.I searched all news about him from his dialogue with his friend.Everyday,always like that.Because that I knew all about him it started with his favourite channel to until his favourite food.All my friend called me,the spy.Maybe it’s right,but Idoubt about it.

Rangga,that’s his name.I knew it,because his friend called him like that.One day,We entered the same train.It’s surprise to me.I always felt nervous cause that.Suddenly,a grandmom searched the place to sit.I don’t know,,what I should do?Because I scared,grandmom could be angry.I doubt and then Rangga stood from his chair.I felt bad.I stared ,Rangga thought Iwas bad girl.I wanted cry.

After that Rangga took my hand and we’re out of the train.He smile to me.
“Hey,I will give you tips to help older!”said Rangga.
“You just need to stand ,”said Rangga again.
At the moment,I just thought to say all my felt to him.But when I had said it,the train rang so hard I felt so weak.But Rangga walked to my place.
“What do you say?”asked Rangga
I was confused.How I could say all my felt to him once again.It’s crazy.
“A….A….08.00 Am.Chocolate shop sale a Tiramisu with a Cheap Price”said me nervous.
“OooOo”said Rangga.
“Do you want go with me?”asked Rangga again.
“W….W….What ?!!”asked me Oh god!!!.I felt so happy.
“Hey,What do you answer to me?”asked Rangga.
“My answer is….”The train came and stop in front of us.I don’t know,Why the train always distorbed me.
Suddenly,Rangga took myb hands.I surprised with it.
“Anything your answer,certainly you want to go with me right?!!”said Rangga with smile.I don’t know.What I would say to him?And then,we entered into the train together.

MEMORI

Pengertian dan Jenis Memory

Saat ini istilah memori digunakan untuk menggambarkan ruang penyimpanan data yang datang ke dalam chip komputer, dan kata penyimpanan itu sendiri digunakan untuk menggambarkan memori yang ada di dalam disk. Selain itu, terkadang istilah memori biasanya digunakan pula sebagai perangkat memori external atau perangkat memori yang bisa dibawa kemana-mana. Beberapa komputer saat ini juga menggunakan memori virtual, yang memiliki daya yang besar pada sebuah hardisk.
Setiap komputer saat ini telah dilengkapi dengan memori, dan biasanya memori tersebut dinamakan memori utama atau disebut dengan RAM. Di dalam sebuah komputer memori utama ditempatkan dalam bentuk deretan kotak metal.
Setiap Komputer dapat menampung informasi dalam bentuk byte. Komputer yang telah memiliki 1 megabyte memori dapat menampung lebih dari satu juga bytes informasi atau character.

Ada beberapa tipe memori , dan dibawah ini adalah type dan penjelasannya

#RAM (random Access memory): Memori ini adalah memori utama. Istilah dari RAM ini digunakan untuk memori yang berfungsi untuk membaca dan menuliskan data. Dengan fungsi tersebut maka Anda bisa menjalankan dua aktifitas sekaligus, yaitu menulis dari RAM dan membaca data dari RAM. Hal ini sangat berbeda dengan ROM, yang hanya mengijinkan Anda untuk dapat membaca data. Kebanyakan data memiliki tingkat ke stabilan yang kurang dan hal tersebut menandakan bahwa tenaga listrik yang masuklah yang mengatur jalannya konten pada RAM. Dan apabila sewaktu-waktu tenaga listrik terputus, maka secara otomatis data pada RAM akan hilang.
# ROM (read-only memory): Hampir sejumlah besar computer memiliki ROM atau Read Only Memory yang memegang intruksi untuk menyalakan sebuah computer. Tidak seperti RAM, ROM tidak dapat digunakan untuk menulis Data.
# PROM (programmable read-only memory): A PROM adalah chip memori yang dapat menyimpan program. Tetapi sekali PROM digu0nakan, kita tidak akan dapat membersihkan dan menyimpan kembali data lainnya.
# EPROM (erasable programmable read-only memory): EPROM adalah jenis khusus dari memori PROM, dimana EPROM ini dapat dihapus dengan menggunakan cahaya ultraviolet.
# EEPROM (electrically erasable programmable read-only memory): EEPROM merupakan type khusus dari PROM, dimana EEPROM ini dapat dihapus dengan menggunakan adanya tegangan listrik.


MEMORI UTAMA ( MAIN MEMORY )

Memori utama merupakan media penyimpanan dalam bentuk array yang disusun word atau byte, kapasitas daya simpannya bisa jutaan susunan. Setiap word atau byte mempunyai alamat tersendiri. Data yang disimpan pada memori utama ini bersifat volatile, artinya data yang disimpan bersifat sementara dan dipertahankan oleh sumber-sumber listrik, apabila sumber listrik dimatikan maka datanya akan hilang.Memori utama digunakan sebagai media penyimpanan data yang berkaitan dengan CPU atau perangkat I/O.
Peranan dari Memori Utama
Address bus pertama kali mengontak computer yang disebut memori. Yang dimaksud dengan memori disini adalah suatu kelompok chip yang mampu untuk menyimpan instruksi atau data. CPU sendiri dapat melakukan salah satu dari proses berikut terhadap memori tersebut, yaitu membacanya (read) atau menuliskan/menyimpannya (write) ke memori tersebut. Memori ini diistilahkan juga sebagai Memori Utama.Tipe chip yang cukup banyak dikenal pada memori utama ini DRAM ( Dinamic Random Access Memory ). Kapasitas atau daya tampung dari satu chip ini bermacam-macam, tergantung kapan dan pada computer apa DRAM tersebut digunakan.
Memori dapat dibayangkan sebagai suatu ruang kerja bagi komputer dan memori juga menentukan terhadap ukuran dan jumlah program yang bias juga jumlah data yang bias diproses. Memori terkadang disebut sebagai primary storage, primary memory, main storage, main memory, internal memory.

Ada beberapa macam tipe dari memori komputer, yaitu :
1. Random Access Memory ( RAM )
2. Read Only Memory ( ROM )
3. CMOS Memory
4. Virtual Memory

Memori berfungsi menyimpan sistim aplikasi, sistem pengendalian, dan data yang sedang beroperasi atau diolah. Semakin besar kapasitas memori akan meningkatkan kemapuan komputer tersebut. Memori diukur dengan KB atau MB. Random Access Memory (RAM), merupakan bagian memory yang bisa digunakan oleh para pemakai untuk menyimpan program dan data. Kebanyakan dari RAM disebut sebagai barang yang volatile. Artinya adalah jika daya listrik dicabut dari komputer dan komputer tersebut mati, maka semua konten yang ada di dalam RAM akan segera hilang secara permanen.
Karena RAM bersifat temporer dan volatile, maka orang menciptakan suatu media penyimpanan lain yang sifatnya permanen. Ini biasanya disebut sebagai secondary storage. Secondary storage bersifat tahan lama dan juga tidak volatile, ini berarti semua data atau program yang tersimpan di dalamnya bisa tetap ada walaupun daya atau listrik dimatikan. Beberapa contoh dari secondary storage ini misalnya adalah magnetic tape, hardisk, magnetic disk dan juga optical disk.

Jenis-jenis RAM :
Berdasarkan cara kerja :
1. Dynamic RAM (DRAM)
1. Fast Page Mode DRAM (FPM DRAM)
2. Extended Data Output DRAM (EDO DRAM)
3. Synchronous DRAM (SDRAM)
4. Rambus DRAM (RDRAM)
5. Double Data Rate SDRAM (DDR SDRAM)
6. Untuk video :
1. Video RAM (VRAM)
2. Windows RAM (WRAM)
3. Synchronous Graphic RAM (SGRAM)
2. Static RAM (SRAM)
 Berdasarkan Module :
1.Single Inline Memory Module (SIMM)
Mempunyai kapasitas 30 atau 72 pin. Memori SIMM 30 pin untuk kegunaan PC zaman 80286 sehingga 80486 dan beroperasi pada 16 bit. Memory 72 pin banyak digunakan untuk PC berasaskan Pentium dan beroperasi pada 32 bit. Kecepatan dirujuk mengikuti istilah ns (nano second) seperti 80ns, 70ns, 60ns dan sebagainya. Semakin kecil nilainya maka kecepatan lebih tinggi. DRAM (dynamic RAM) dan EDO RAM (extended data-out RAM) menggunakan SIMM. DRAM menyimpan bit di dalam suatu sel penyimpanan (storage sell) sebagai suatu nilai elektrik (electrical charge) yang harus di-refesh beratus-ratus kali setiap saat untuk menetapkan (retain) data. EDO RAM sejenis DRAM lebih cepat, EDO memakan waktu dalam output data, dimana ia memakan waktu di antara CPU dan RAM. Memori jenis ini tidak lagi digunakan pada komputer akhir-akhir ini.
2.Double Inline Memory Module (DIMM)
Berkapasitas 168 pin, kedua belah modul memori ini aktif, setiap permukaan adalah 84 pin. Ini berbeda daripada SIMM yang hanya berfungsi pada sebelah modul saja. Menyokong 64 bit penghantaran data. SDRAM (synchronous DRAM) menggunakan DIMM. Merupakan penganti dari DRAM, FPM (fast page memory) dan EDO. SDRAM pengatur (synchronizes) memori supaya sama dengan CPU clock untuk pemindahan data yang lebih cepat. dan terdapat dalam dua kecepatan iaitu 100MHz (PC100) dan 133MHz (PC133).
3.RIMM (Rambus)
Dulu dikenali sebagai RDRAM. Adalah sejenis SDRAM yang dibuat oleh Rambus. DRDRAM digunakan untuk CPU dari Intel yang berkecepatan tinggi. Pemindahan data sama seperti DDR SDRAM tetapi mempunyai dua saluran data untuk meningkatkan kemampuan. Juga dikenali sebagai PC800 yang kerkelajuan 400MHz. Beroperasi dalam bentuk 16 bit bukan 64 bit. Pada saat ini terdapat DRDRAM berkecepatan 1066MHz yang dikenal dengan RIMM (Rambus inline memory module). DRDRAM model RIMM 4200 32-bit menghantar 4.2gb setiap saat pada kecepatan 1066MHZ.
Berdasarkan jumlah pin : 30 pin, 72 pin, 168 pin.
Berdasarkan kecepatannya (nanosecond) Terdapat beberapa jenis RAM yang beredar dipasaran hingga saat ini yaitu :
1.FPM DRAM (Fast Page Mode Random Access Memory) Adalah RAM yang paling pertama kali ditancapkan pada slot memori 30 pin mainboard komputer, dimana RAM ini dapat kita temui pada komputer type 286 dan 386. Memori jenis ini sudah tidak lagi diproduksi.
2.EDO RAM ( Extended Data Out Random Access Memory) RAM jenis ini memiliki kemampuan yang lebih cepat dalam membaca dan mentransfer data dibandingkan dengan RAM biasa. Slot memori untuk EDO – RAM adalah 72 pin. Bentuk EDO-RAM lebih panjang daripada RAM yaitu bentuk Single Inline Memory Modul (SIMM). Memiliki kecepatan lebih dari 66 Mhz.
3.BEDO RAM (Burst EDO RAM) RAM yang merupakan pengembangan dari EDO RAM yang memiliki kecepatan lebih dari 66 MHz.
4.SD RAM (Synchronous Dynamic Random Access Memory) RAM jenis ini memiliki kemampuan setingkat di atas EDO-RAM. Slot memori untuk SD RAM adalah 168 pin. Bentuk SD RAM adalah Dual Inline Memory Modul (DIMM). Memiliki kecepatan di atas 100 MHz.
5.RD RAM (Rambus Dynamic Random Access Memory) RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi, pertama kali digunakan untuk komputer dengan prosesor Pentium 4. Slot Memori untuk RD RAM adalah 184 pin. Bentuk RD RAM adalah Rate Inline Memory Modul (RIMM). Memiliki kecepatan hingga 800 MHz.
6.DDR SDRAM (Double Data Rate Synchronous Dynamic RAM) RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi dengan menggandakan kecepatan SD RAM, dan merupakan RAM yang banyak beredar saat ini. RAM jenis ini mengkonsumsi sedikit power listrik. Slot Memori untuk DDR SDRAM adalah 184 pin, bentuknya adalah RIMM.
RAM terdiri dari sekumpulan chip.
Chip-chip ini mampu untuk menampung:
1.Data untuk diproses.
2.Instruksi atau program, untuk memproses data.
3.Data yang telah diproses dan menunggu untuk dikirim ke output device, secondary storage atau juga communication device.
4.Instruksi sistem operasi yang mengontrol fungsi-fungsi dasar dari sistem Komputer.

Penyimpan Data
Dasar susunan media penyimpanan ialah kecepatan, biaya, sifat volatilitas. Caching menyalin informasi ke media penyimpanan yang lebih cepat; Memori utama dapat dilihat sebagai cache terakhir untuk media penyimpanan sekunder. Menggunakan memori berkecepatan tinggi untuk memegang data yang diakses terakhir. Dibutuhkan cache management policy. Cache juga memperkenalkan tingkat lain di hirarki penyimpanan. Hal ini memerlukan data untuk disimpan bersama-sama di lebih dari satu level agar tetap konsisten.

Register Tempat penyimpanan beberapa buah data volatile yang akan diolah langsung di prosesor yang berkecepatan sangat tinggi. Register ini berada di dalam prosesor dengan jumlah yang sangat terbatas karena fungsinya sebagai tempat perhitungan/komputasi data.Cache Memory Tempat penyimpanan sementara (volatile) sejumlah kecil data untuk meningkatkan kecepatan pengambilan atau penyimpanan data di memori oleh prosesor yang berkecepatan tinggi. Dahulu cache disimpan di luar prosesor dan dapat ditambahkan. Misalnya pipeline burst cache yang biasa ada di komputer awal tahun 90-an. Akan tetapi seiring menurunnya biaya produksi die atau wafer dan untuk meningkatkan kinerja, cache ditanamkan di prosesor. Memori ini biasanya dibuat berdasarkan desain memori statik.
Random Access Memory Tempat penyimpanan sementara sejumlah data volatile yang dapat diakses langsung oleh prosesor. Pengertian langsung di sini berarti prosesor dapat mengetahui alamat data yang ada di memori secara langsung.Sekarang, RAM dapat diperoleh dengan harga yang cukup murah dangan kinerja yang bahkan dapat melewati cache pada komputer yang lebih lama.Memori Ekstensi Tambahan memori yang digunakan untuk membantu proses-proses dalam komputer, biasanya berupa buffer. Peranan tambahan memori ini sering dilupakan akan tetapi sangat penting artinya untuk efisiensi.Biasanya tambahan memori ini memberi gambaran kasar kemampuan dari perangkat tersebut, sebagai contoh misalnya jumlah memori VGA, memori soundcard.
Direct Memory Access Perangkat DMA digunakan agar perangkat M/K (I/O device) yang dapat memindahkan data dengan kecepatan tinggi (mendekati frekuensi bus memori). Perangkat pengendali memindahkan data dalam blok-blok dari buffer langsung ke memory utama atau sebaliknya tanpa campur tangan prosesor. Interupsi hanya terjadi tiap blok bukan tiap word atau byte data. Seluruh proses DMA dikendalikan oleh sebuah controller bernama DMA Controller (DMAC). DMA Controller mengirimkan atau menerima signal dari memori dan I/O device. Prosesor hanya mengirimkan alamat awal data, tujuan data, panjang data ke pengendali DMA. Interupsi pada prosesor hanya terjadi saat proses transfer selesai. Hak terhadap penggunaan bus memory yang diperlukan pengendali DMA didapatkan dengan bantuan bus arbiter yang dalam PC sekarang berupa chipset Northbridge.
Media penyimpanan data yang non-volatile yang dapat berupa Flash Drive, Optical Disc, Magnetic Disk, Magnetic Tape. Media ini biasanya daya tampungnya cukup besar dengan harga yang relatif murah. Portability-nya juga relatif lebih tinggi.
Pada standar arsitektur sequential komputer ada tiga tingkatan utama penyimpanan: primer, sekunder, and tersier. Memori tersier menyimpan data dalam jumlah yang besar (terabytes, atau 10 12bytes), tapi waktu yang dibutuhkan untuk mengakses data biasanya dalam hitungan menit sampai jam. Saat ini, memori tersiser membutuhkan instalasi yang besar berdasarkan/bergantung pada disk atau tapes. Memori tersier tidak butuh banyak operasi menulis tapi memori tersier tipikal-nya write ones atau read many. Meskipun per-megabites-nya pada harga terendah, memory tersier umumnya yang paling mahal, elemen tunggal pada modern supercomputer installations.